Showing posts with label Emosional. Show all posts
Showing posts with label Emosional. Show all posts

Wednesday, 2 January 2013

Social Anxiety Disorders (Gangguan Kecemasan Sosial)


Semua Pengalaman kecemasan terkadang datang melalui stress yang menyebabkan rasa takut tak beralasan. Dalam kasus lain, hal ini diperparah dan dimanifestasikan sebagai penyakit mental Social Anxiety Disorder. Kondisi ini mewujudkan rasa takut dan khawatir tingkat tinggi dan dapat langsung terlihat dengan subyek yang mudah malu ataupun takut pada setiap situasi sosial. Beberapa kasus gangguan kecemasan yang terkait dengan berbicara di depan umum sangatlah normal, namu bagi seorang penderita SAD, hari dimana pidato, ceramah, maupun presentasi harus dilakukan merupakan hal yang sangat diantisipasi, dan direspon sebagai bahaya yang menyebabkan rasa takut berlebihan.

Tuesday, 18 September 2012

MOTIV Personality Test (Tes Kepribadian MOTIV)

Check tipe kepribadian anda sesuai dengan teori kepribadian MOTIV disini.
Teori kepribadian MOTIV (Big 5, Jung, Freud, Golden Rule) menyatakan bahwa seluruh spektrum kepribadian diwakili oleh lima aspek yang independen, berubah-ubah (alterable) dan dapat dibuktikan secara empiris.
Saat ini model kepribadian empiris yang paling terbukti adalah Big 5. ini adalah model kepribadian lesikal yang didasarkan pada premis bahwa bahasa adalah representasi

Sunday, 16 September 2012

Mitos #30 - Lebih Baik Mengekspresikan Rasa Marah pada Orang Lain daripada Memendamnya

Terkadang tak mudah bagi seseorang untuk menahan emosi. Akibatnya, marah-marah menjadi sebuah fenomena yang dianggap biasa untuk melampiaskan endapan emosi. Padahal sering marah bikin rentan sakit.
Patrick Henry Sherrill mendapatkan pengakuan yang meragukan

Cara Mengatasi Anak yang Keras Kepala dan Suka Membangkang

Ada masa dimana anak sangat suka melawan dan keras kepala. ini adalah fase yang sangat alami pada masa pertumbuhan kejiwaan anak, karena pada saat inilah anak menyadari bahwa dia adalah pribadi yang independen dari orang-orang dewasa terutama orang tuanya.
Yang membuat dia semakin keras kepala adalah

Tuesday, 21 August 2012

Cermati Perkembangan Psikologis Balita


Setiap anak mengalami perkembangan fisik dan mental, yang sama pentingnya. Anak yang memiliki perkembangan fisik yang sehat, maka akan mempengaruhi kesehatan mental atau psikologisnya. Seperti peribahasa mengatakan, bahwa dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula. Demikian pula sebaliknya, kondisi kesehatan fisik yang buruk pasti akan berdampak kurang baik bagi kesehatan psikologis anak.
Perkembangan psikologi anak berawal sejak mereka baru dilahirkan. Bayi yang baru lahir biasanya belum mengenal rasa takut dan preferensi untuk melakukan kontak dengan orang-orang. Penelitian membuktikan bahwa dalam beberapa bulan pertama kehidupannya, bayi hanya mengalami perasaan bahagia, sedih, dan marah. Sebuah senyum pertama bayi biasanya terjadi saat ia berusia antara 6-10 minggu. Senyum ini, dilihat dari ilmu psikologi anak, biasa disebut dengan senyum sosial karena umumnya terjadi saat interaksi sosial.